Wednesday, December 30, 2009

MY HEART

You live in my heart,
i won't break it apart,
even if it makes me to cry,
i will love you till i die.

Blood doesn't flow in my vein,
ur thought flows in it as a pain,
I may not be the one for you,
i would have still loved you-
even if i knew....

My love is not written on sand,
for the waters to wash away,
it is written in my heart to stand,
all the difficulty that comes its way.

You still live in my eyes,
even after seeing all the goodbyes,
You can go to any place you desire,
the dream of being together will-
always burn like a fire....

I still smile looking into the life of yesterday,
to wipe away the tears that you bring everyday,
Nights seems to be getting longer and longer,
with thoughts of u getting stronger and stronger.

My love may not be one happy chapter,
like the saying "they lived happily ever after",
By loving,i have lost everything to you,
what i still possess is just the memories-
of once being with you...

COUNTING

Tajam pisau mampu melukakan
namun hirisan kekecewaanlebih memedihkan.
Meratapi nasib diri..takkan mengubah derita menjadi bahagia
Cekalkan hati dan teruskan perjalanan
Sesungguhnya keperitan itu
benteng diri yang paling utuh!
31 December 2009
12:57pm auckland

Sunday, December 27, 2009

KEMAAFAN

Assalamualaikum wbt..

Kehadapan seorang sahabat yang pernah berkongsi segala rasa. Semoga dirimu dirahmati oleh-Nya walau di mana jua dikau berpijak di bumi Allah ini.Buatmu sahabat,Kupinta... maafkanlah kiranya rasamu telah kucalarkan tanpa sedarku. Kupinta sahabat.. maafkanlah diriku kerana tiada niat di hatiku untuk menyentuh amarahmu.
Bertahun kita bina ikatan persahabatan ini.. bertahun jua kita semai rasa percaya. Jua telah lama kita saling berkongsi hari duka dan gembira bersama. Dan hari ini.. yang bertahun itu ternyata masih belum utuh untuk dipertahankan. Dalam sekelipan mata... kebencian yang bermukim di hatimu telah menghancurkan segala tinta indah yang kita lakarkan dalam diari semalam.Pintaku padamu sahabat.. hanya sebuah kemaafan di atas keterlanjuranku.. di luar sedarku. Pintaku sahabat.. mengertilah... aku hanya manusia biasa yang takkan mampu untuk menghindari kesilapan. Sahabat..
kiranya di suatu masa nanti.. amarahmu telah dingin dan telah kau buka pintu kemaafan buat sahabat ini.. bisikkanlah padaku tentang kesilapanku itu agar tidak ku ulang untuk kali yang keduanya.. kerana sesungguhnya calar yang berdarah di hatimu turut merobek rasaku.Lalu hanya satu kupinta... berikanlah kemaafanmu itu sebelum mata ini tertutup.. selamanya...sekali lagi, maafkan diri ini...
brisbane..




Salamku ke kanan salamku ke kiri

mencari dalam diam

bertemu dalam kata

kalam-kalam bercerita

betapa sunyi itu rindu

senyap itu kasih

tawaduk itu cinta.

Lakaran-lakaran kasih itu

berlagu pada surah-surah

-Muuntaian-untaian cinta itu

bernyanyi pada kalam-Mu.

Lalu pada hela nafas ini

hembusku penuh sedar

pada nadi yang masih

menghitung zikrullah.

Sesungguhnya pada-Mu Ya Rabbi..

rayuku..pujukku..pintaku..

mohonku..kafankan jasad

kubukan dengan kebencian-

Mutalkinkan jenazah

kubukan dengan amarah-mu

selimutkan jiwaku dengan kerinduan itu

getarkan hatiku dengan janji-janji-Mu

agar tidak rasa ini berpaling

walau sedetik dari nur-Mu.

amin......

faizurina.....brisbane 5.44pm

Thursday, December 24, 2009

Mengurung Detik

Ada saatnya apabila kata menjadi cukup sukar
untuk mengungkapkan apa yang bermain di minda...
lalu dirakamkan dalam detik-detik bermakna
yang mungkin hanya difahami apabila hati mula berbicara...

faizurina, auckland

BISIKAN TAHUN BARU

Lain benar rasanya kunjungan tahun baru kali ini. Penuh rindu dan sayu yang sukar untuk dimengerti dengan kata-kata. Ada air mata yang ingin mengalir tapi cepat pula diseka oleh rasa yang tak terluah.Melihat nenda tersayang yang kian uzur.. bagai ada satu bicara yang payah untuk dilengkapkan baitnya. Membayangkan.. masih ada lagikah tahun baru pada tahun-tahun berikutnya dengan sentuhan kasih insan tersayang... mengundang pilu yang kian menyesak.


Tuhanku.. dua tahun baru ini, telah Kau sentuh hatiku untuk merenung di sebalik tabir fikir. Membuat perkiraan hidup yang telah ditinggalkan di belakang. Menilainya, menimbang dan menyimpulnya dengan segala kekurangan, kelalaian serta keterbatasan masa yang sering dijadikan alasan.Dua Syawal ini juga.. seolah membuka ruang untuk aku melihat lukisan hari depan yang sebenarnya telah lama kusimpan erat dalam genggaman. Hanya aku yang belum punya kekuatan untuk menggantungnya di ruang hakikat. Sedang sebenarnya kita manusia telah diberikan oleh-Nya pilihan untuk merancang apa yang terbaik untuk kita. Selalunya sebagai insan juga kita sering alpa untuk merencana pada landas iman.. yang sebenarnya amat indah laluannya.



Tuhan.. sesungguhnya Engkau telah mengatur setiap sesuatu itu dengan sebab yang cukup sempurna. Walau takdir yang tertulis makin sukar untuk ditafsir.. aku redha. Moga diberikan ketabahan dan kekuatan iman kiranya telah tertulis.. hidup ini harus kudepani sendirian.